PELAKSANAAN DAN EVALUASI PSBB MALANG RAYA

Hari ini tanggal 16 Mei 2020 tepat dengan hari pertama pelaksanaan PSBB Malang Raya dan dilaksanakan juga Rapat Evaluasi Pelaksanaan PSBB di Hotel Tugu Malang pada pukul 15.00 yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Prov. Jatim dan dihadiri oleh Kepala Perangkat Daerah Provinsi Jawa Timur, Assisten Logistik Kodam V Brawijaya, Karoops Polda Jawa Timur, Sekda se-Malang Raya, Dir. Intel Polda Jatim, Dir. Lantas Polda Jatim, Danrem 083 Baladhika Jaya, Waka Binda Jatim dan staff lainnya.

Rapat ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang persiapan PSBB Malang Raya yang akan dilaksanakan pukul 00.00 WIB dan akan ada rapat evaluasi yang setiap hari dilaksanakan di Bakorwil Malang serta 2 hari sekali akan menerima laporan pukul 16.00 WIB karena setiap pukul 17.00 WIB sampai pukul 17.30 WIB Ibu Gubernur melakukan presscon dan laporan dari daerah PSBB termasuk dengan Surabaya Raya dan Malang Raya untuk disampaikan ke media.

Banyak sekali tanggapan dari Rapat yang dilaksanakan tersebut salah satunya dari Sekda Kota Malang yaitu selalu menyampaikan 3 hal tentang kesiapan kelembagaan, kesiapan lapangan dan kesiapan masyarakat. Kemudian terkait regulasi Kota Malang akan selalu aktif dengan Malang Raya yang akan dipandu oleh Bakorwil Malang sehingga materi muatan dari perwal akan sama dan tidak membingungkan masyarakat. Semua sudah tercantum kedalam perwal Kota Malang No. 17 Tahun 2020, Pergub Jawa Timur No. 18 Tahun 2020 dan Pergub Jawa Timur No. 21 Tahun 2020 serta regulasi pendukung yaitu perwal bansos dan pembebasan retribusi beberapa jenis.

Menurut penyampaian perwakilan Dr. Kohar untuk beberapa tempat PSBB evaluasi hariannya agak sulit sehingga untuk tim bakorwil mencoba tools baru. “Tools baru ini kita lihat kinerja masing – masing kab kota berbasis dengan rencana kerja dan segera dikirimkan rencana kerja harian yang nanti kita lihat hasil kerja hariannya, karena tiap sore di google fom menyampaikan hasil kerjanya ke bakorwil dan akan kita cocokan dengan rencana kerjanya. Kalau rencana kerjanya itu sudah mencapai 81% keatas akan diberikan warna hijau, yang ini akan kami laporkan ke ibu Gubernur, pak Sekda dan tim satgas provinsi. Jika suatu wilayah ini merah bisa kita evaluasi dan kenapa program kerjanya tidak terlaksana, dan jika ini hijau terus akan berefek pada penambahan kasus, diharapkan trend ini tidak meningkat, jika program kerja sudah terlaksana 80% keatas maka ini kita harapkan pertambahan kasus tidak bertambah”.

Bakorwil III di Malang selaku Badan Koordinasi selalu menginginkan Penyampaian data dari narahubung segera selesai tepat waktu baik dari Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu. Serta diharapkan mengirimkan data selambat-lambatnya pukul 15.30 WIB, agar penyampaian laporan ke Gubernur Jawa Timur tidak terlambat.

Bagikan halaman ini : Facebook Twitter