Pelaksanaan PPKM Mikro di wilayah Malang Raya jajaran Korem 083/Bdj 6 Juni 2021

Pelaksanaan Perberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM MIKRO) di wilayah Malang Raya jajaran Korem 083/Bdj pada hari Minggu tanggal 6 Juni 2021 s.d. pukul 17.00 WIB

 

Kabupaten Malang

 

Kota Batu

Kota Malang

 

Situasi pelaksanaan PPKM Mikro pada tanggal 6 Juni 2021 aman dan terkendali.  Personil Kodim pelaksana PPKM Mikro yaitu dari  Kodim 0818/Malang-Batu, pada Kab. Malang terdiri dari 318 org Personel dan 318 titik Pos Pam PPKM. Di Kota Batu terdiri dari 22 orang personel dan 22 titik Pos Pam PPKM. Pada Kodim 0833/Kota Malang terdiri dari 89 org Personel dan 57 titik Pos Pam PPKM

Sasaran pelaksanaan  Perberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM Mikro)  yiatu bidang perdagangan, meliputi pasar modern dan pasar tradisional, bidang moda transportasi meliputi Terminal, Stasiun dan Bandara, serta pada tempat keramaian lain, meliputi tempat wisata/rekreasi, alun-alun, dll.

Pelaksanaan kegiatan PPKM Mikro yaitu melaksanakan Operasi Yustisi pendisiplinan protokol kesehatan dengan sasaran ruang-ruang publik, pasar tradisional, Mall, PKL, tempat wisata, pertokoan,  terminal. Melaksanakan penegakan disiplin 4M (mencuci tangan dengan Sabun/Hand Sanitizer, memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan) kepada pengunjung. Juga melaksanakan apel gabungan bersama 3 pilar dilanjutkan Penegakan disiplin protokol kesehatan, tilang masker dan penyekatan jalan diperbatasan jalan di wilayah kecamatan masing-masing. Melaksanakan Sosialisaisi (PPKM Mikro) Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat melalui Pamflet, Selebaran, woro" dan Medsos. Dan pada pkl 19.00 s.d. 20.00 WIB dilaksanakan patroli gabungan skala besar dlm rangka memberikan himbauan dan penertiban di titik" kerumunan yg ada di wilayah.

 Hal positif dari pelaksanaan PPKM Mikro diantaranya masyarakat merespon baik himbauan dari petugas. Masyarakat peduli akan pentingnya 4M dalam pencegahan penularan Covid-19. Kepedulian masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan. Khususnya Rumah makan sudah melaksanakan disiplin prokes dengan menyiapkan tempat cuci tangan dan hand Sanitizer memasang banner himbauan protokol kesehatan 4M serta pemberian tanda silang di tempat duduk.

                Sedangkan hal negatif sehingga perlu dilakukan evaluasi yaitu masih adanya masyarakat yang mengabaikan himbauan tentang pentingnya melaksanakan 4M.  Masyarakat secara umum belum sepenuhnya menyadari dan mentaati Protokol Kesehatan pada saat berkunjung ditempat yg relatif dekat. Masih ditemukan pelaku usaha pedagang kaki lima (PKL), Cafe dan Resto yang kurang mentaati aturan waktu tutup usaha / tidak sesuai jam yang ditentukan sehingga berpotensi menimbulkan kegiatan kerumunan. Serta masih belum adanya kesadaran masyarakat secara pribadi serta Kurangnya kepedulian dan kesadaran masyarakat saling menegur/mengingatkan satu sama lain dalam penerapan disiplin prokes.

Upaya yang dilakukan oleh Satuan yaitu sosialisasi kepada masyarakat tentang upaya pencegahan  penularan Covid -19 dan pembagian masker bagi masyarakat yg tidak memakai. Memberikan himbauan dan tegoran kepada masyarakat yg tidak peduli tentang 4M di setiap pintu masuk/gerbang ruang ruang publik. Melaksanakan edukasi dan sosialisasi secara berkelanjutan melalui komunikasi langsung dengan warga masyarakat di lokasi keramaian terkait Covid-19. Melaksanakan patroli di ruang-ruang publik guna pengawasan pelaksanaan penggunaan masker, cuci tangan dan jaga jarak di setiap pelaksanaan kegiatan warga masyarakat. Melaksanakan bantuan penanganan Covid-19 dan jaminan rasa nyaman terhadap warga masyarakat dalam melaksanakan kegiatan di ruang-ruang publik.  Membantu mengedukasi dan memberikan sanksi/efek jera oknum warga masyarakat yang melanggar protokol kesehatan. Bersama Satgas Gabungan TNI-POLRI, Satpol-PP, BPBD, instansi terkait dan ormas yg ada melaksanakan Gakplin, Ops Yustisi, sosialisasi dan patroli.

Bagikan halaman ini : Facebook Twitter